Prestone Buktikan Kualitas dan Penerimaan Pasar di Era Digital Lewat Indonesia Digital Popular Brand Award 2026
Prestone raih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 sebagai bukti popularitas digital dan kualitas minyak rem mobil di Indonesia.
Susilowati Ningsih, CEO INFOBRAND.ID dan Panji Nurdiyan Syah, Research Director TRAS N CO Indonesia menyerahkan Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 kepada Prestone di Lumire Hotel & Convention Center, Jakarta, Selasa (
INFOBRAND.ID, Jakarta - Prestone, brand di bawah naungan PT Autochem Industry, resmi meraih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 untuk kategori Minyak Rem Mobil dalam ajang yang diselenggarakan pada Selasa (28/4) di Lumire Hotel & Convention Center, Jakarta. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas keberhasilan brand dalam membangun popularitas dan menjaga performa digital di tengah persaingan industri otomotif yang semakin dinamis.
Indonesia Digital Popular Brand Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada brand-brand yang dinilai berhasil membangun popularitas di ranah digital melalui parameter Search Engine Based, Social Media Based, dan Website Based. Penghargaan ini menjadi indikator atas kekuatan visibilitas, interaksi, serta kredibilitas brand di internet.
PT Autochem Industry telah menunjukkan konsistensi dalam menghadirkan produk perawatan kendaraan yang relevan dengan kebutuhan pasar. Salah satu produk unggulannya, Prestone Brake Fluid, dikenal memiliki titik didih tinggi yang melampaui standar internasional, dilengkapi aditif anti karat, serta dikembangkan melalui riset internal yang menyesuaikan dengan kondisi iklim tropis. Keunggulan tersebut menjadikan produk ini tetap digunakan pada berbagai jenis kendaraan, mulai dari konvensional hingga kendaraan listrik.
Dari sisi digital, performa brand ini tercermin dari 61.900 ulasan di halaman internet, rata-rata 1.000 pencarian per bulan, serta traffic website mencapai 3.000 kunjungan. Selain itu, kehadiran di media sosial juga menunjukkan interaksi yang aktif dengan 96.000 pengikut di Facebook dan lebih dari 27.000 pengikut di TikTok.
Susilowati Ningsih, CEO INFOBRAND.ID, menyampaikan bahwa kekuatan brand di era digital tidak hanya ditentukan oleh kehadiran di berbagai platform, tetapi juga oleh konsistensi dalam membangun komunikasi. “Di tengah derasnya arus digitalisasi, brand tidak cukup hanya hadir di berbagai kanal. Brand harus mampu menyampaikan pesan yang konsisten, autentik, dan memiliki arah strategis yang jelas,” ujar Susilowati dalam sambutannya.
Sejalan dengan hal tersebut, Henry Sada, Direktur Utama PT Autochem Industry, menjelaskan bahwa strategi digital yang diterapkan perusahaan berfokus pada edukasi produk serta penguatan interaksi dengan konsumen. Ia menyampaikan bahwa perusahaan memanfaatkan media sosial untuk memberikan edukasi, mengintegrasikan aktivitas digital dengan program penjualan di toko online maupun bengkel, serta mendorong testimoni konsumen melalui platform digital.
Dalam membangun interaksi yang konsisten, Henry Sada menambahkan bahwa berbagai pendekatan dilakukan, seperti menghadirkan program berhadiah merchandise, melakukan live TikTok secara rutin, serta memanfaatkan momentum tren untuk dikaitkan dengan kebutuhan produk. Ia juga menjelaskan bahwa website perusahaan dirancang sebagai pusat informasi yang memuat detail produk hingga tata cara penggunaan yang terintegrasi dengan konten video.
Terkait penghargaan yang diraih, Henry Sada menyampaikan apresiasinya terhadap pencapaian tersebut. “Tentu senang dan bangga bagi kami (PT Autochem Industry) selaku pemegang brand Prestone di Indonesia karena ini menjadi pembuktian terhadap kualitas terbaik dan telah diterima pasar Indonesia selama puluhan tahun hingga era digital saat ini,” ujar Henry kepada INFOBRAND, Selasa (28/4).
Melalui capaian ini, Prestone semakin memperkuat posisinya di kategori minyak rem mobil dengan dukungan performa digital yang konsisten. Ke depan, strategi digital yang terintegrasi dengan kebutuhan konsumen diharapkan dapat terus menjaga relevansi brand di tengah perkembangan teknologi dan perilaku pasar yang terus berubah.


