Senin, 27 April 2026

Follow us:

infobrand

Dairy Champ Perkuat Posisi di Tren Kopitiam Indonesia

Dairy Champ memanfaatkan tren kopitiam di Indonesia untuk memperkuat posisi melalui konsistensi rasa dan aplikasi produk di bisnis kafe.

Dairy Champ Perkuat Posisi di Tren Kopitiam Indonesia Sajian kopi tarik menggunakan Dairy Champ dalam konsep kedai kopitiam modern.

INFOBRAND.ID, Jakarta – Tren kopitiam yang kian berkembang di industri kedai kopi Indonesia turut membuka ruang bagi berbagai brand untuk memperkuat eksistensinya, termasuk Dairy Champ. Di tengah pertumbuhan jumlah kedai kopi yang telah melampaui 461 ribu unit hingga November 2025, konsep kopitiam menjadi salah satu segmen yang menunjukkan perkembangan signifikan, terutama di kota-kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Medan.

Kopitiam, yang berakar dari budaya Asia Tenggara sejak awal abad ke-20 di Malaysia dan Singapura, kini kembali relevan dengan preferensi konsumen modern. Konsep ini menawarkan menu sederhana dengan karakter rasa yang khas, seperti kopi tarik, teh tarik, dan sajian pendamping seperti kaya toast. Profil rasa yang kuat dan familiar menjadi daya tarik utama bagi konsumen yang mencari minuman yang mudah dinikmati namun tetap memiliki cita rasa yang konsisten.

Di tengah tren tersebut, Dairy Champ sebagai merek asal Malaysia memiliki keterkaitan erat dengan budaya kopitiam. Produk ini telah lama digunakan di berbagai kopitiam di negara asalnya dan dikenal dengan karakter rasa yang khas. Di Indonesia, Dairy Champ terus memperluas pemanfaatannya dalam berbagai aplikasi minuman dan dessert, termasuk menu bergaya kopitiam yang semakin diminati pasar.

IKLAN INFOBRAND.ID

inject article ibos 1 - 2026

Runner-up Asian FBC Singapore 2012, Doddy Samsura, menjelaskan bahwa perkembangan kopitiam di Indonesia tidak terlepas dari perubahan preferensi konsumen yang cenderung mencari minuman dengan rasa yang lebih sederhana namun tetap kaya. Selain itu, kesamaan profil rasa dengan lidah lokal juga menjadi faktor pendorong pertumbuhan segmen ini.

“Berbeda dengan specialty coffee yang berfokus pada origin dan teknik seduh, kopitiam justru menekankan pada blending dan konsistensi. Di situlah kompleksitasnya, bagaimana menciptakan rasa yang stabil dan bisa diterima oleh berbagai segmen,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, Dairy Champ menjadi salah satu elemen pendukung dalam menjaga konsistensi rasa yang menjadi ciri khas kopitiam. Penggunaan produk dengan profil rasa yang stabil dinilai dapat membantu pelaku usaha menghadirkan pengalaman minum kopi yang sesuai dengan ekspektasi konsumen.

Head of Marketing PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi, menyampaikan bahwa meskipun tren kopitiam di Indonesia terus berkembang, masih terdapat tantangan dalam menghadirkan autentisitas rasa. Menurutnya, banyak menu yang tampak serupa, namun belum sepenuhnya mencerminkan pengalaman khas seperti di negara asalnya.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 3 - 2026

“Ke depan, konsistensi dan karakter rasa, mulai dari tekstur creamy hingga keseimbangan rasa, akan menjadi kunci bagi pelaku usaha untuk membangun diferensiasi dan daya saing di pasar,” ujarnya.

Dalam lanskap industri kafe, kopitiam menempati posisi di antara kopi tradisional dan kafe modern, sehingga memiliki jangkauan pasar yang luas. Kondisi ini membuka peluang bagi brand seperti Dairy Champ untuk terus memperluas penetrasi melalui inovasi produk dan aplikasi yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Seiring meningkatnya minat terhadap konsep yang menggabungkan nilai heritage dan gaya hidup modern, tren kopitiam diperkirakan akan terus berkembang. Dalam dinamika tersebut, peran brand dalam menjaga konsistensi rasa dan menghadirkan pengalaman autentik menjadi salah satu aspek yang diperhatikan oleh pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis kafe berbasis kopitiam.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV