Jum'at, 03 April 2026

Follow us:

infobrand

50 Tahun ABC, Konsistensi Inovasi dan Citarasa

Perjalanan 50 tahun brand ABC menunjukkan inovasi produk, ekspansi bisnis, dan komitmen keberlanjutan di industri makanan Indonesia.

50 Tahun ABC, Konsistensi Inovasi dan Citarasa Marketing and R&D Director PT Heinz ABC Indonesia, Felicia Julian

INFOBRAND.ID, Jakarta – Brand ABC telah hadir di dapur keluarga Indonesia sejak 1975 dan terus berkembang selama lebih dari 50 tahun. Perjalanan panjang brand ABC menunjukkan bagaimana perusahaan beradaptasi dengan perubahan selera konsumen, sekaligus menjaga kualitas produk dan keaslian rasa sebagai identitas utama. “Dari generasi ke generasi, para Ahli ABC terus menjaga kualitas dan rasa dari setiap produk ABC,” tutur Mira Buanawati, General Counsel and Head of Government Affairs PT Heinz ABC Indonesia.

Sejak awal, brand ABC memulai langkahnya melalui peluncuran produk kecap pada 1975, diikuti sirup pada 1976, dan sambal pada 1979. Ekspansi produk kemudian berlanjut ke kategori lain seperti sarden kaleng dan minuman kemasan, memperluas peran brand ABC dalam memenuhi kebutuhan konsumen.

Penguatan kapasitas produksi juga menjadi bagian dari perjalanan brand ABC. Pada 1984, perusahaan membangun pabrik di Pasuruan, Jawa Timur, disusul fasilitas produksi di Karawang, Jawa Barat pada 1994 yang kemudian diperluas dan dimodernisasi pada 2022. Langkah ini sejalan dengan pertumbuhan pasar serta kebutuhan inovasi produk yang terus berkembang. ”Selama lebih dari 30 tahun inovasi dilakukan untuk memenuhi berbagai kebutuhan peningkatan rasa dan masakan yang disukai keluarga Indonesia,” kata Mira.

IKLAN INFOBRAND.ID

inject article ibos 1 - 2026

Di sisi produk, inovasi menjadi fokus utama. Felicia Julian, Marketing and R&D Director PT Heinz ABC Indonesia, menjelaskan pengembangan Kecap Manis ABC yang menggunakan sari kedelai lebih banyak untuk menghasilkan rasa manis gurih yang seimbang. ”Dengan citarasa yang klasik ini, Kecap Manis ABC cocok untuk menu masakan oseng, tumis, dan kering seperti nasi goreng, tempe orek, dan ayam bakar,” ujar Felicia.

Selain itu, perusahaan juga menghadirkan varian baru Kecap ABC Hitam Manis dengan karakter lebih hitam, lebih manis, dan lebih kental. ”Kecap ini cocok untuk semua makanan Indonesia, terutama yang menginginkan kuah dan rasa yang medok dan lekoh, seperti semur ayam, semur tahu, semur daging, ayam kecap dan sejenisnya.” Produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen akan hasil masakan dengan rasa, warna, dan tekstur yang lebih intens.

Felicia menambahkan bahwa konsumen kerap menggunakan lebih dari satu jenis kecap untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. ”Kecap ABC Hitam Manis menghadirkan ketiganya dalam satu produk, jadi Kecap ABC Hitam Manis, cukup satu,” tuturnya. Selain inovasi produk, penguatan brand ABC juga dilakukan melalui kampanye pemasaran, termasuk kampanye “Ahlinya Buat Citarasa” yang diluncurkan pada 2024.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 2 -2026

Dalam kampanye tersebut, perusahaan mengajak keluarga Indonesia memahami pentingnya penggunaan produk berkualitas dalam menghasilkan cita rasa terbaik. ”Diharapkan dengan menggunakan produk ABC yang nikmat berkualitas, ibu-Ibu semakin percaya diri membuat berbagai kreasi masakan untuk menjadi Ahlinya Buat Citarasa. Inilah yang menjadikan ABC tetap menjadi pilihan keluarga Indonesia selama puluhan tahun, dari generasi ke generasi,” ujar Felicia.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 3 - 2026

Selain inovasi, brand ABC juga menjalankan komitmen keberlanjutan dalam operasional bisnisnya. ”Perusahaan berkomitmen untuk senantiasa menjalankan kegiatan bisnis secara bertanggung jawab untuk pertumbuhan yang berkelanjutan,” tutur Mira.

Perusahaan menerapkan Triple Zero Program yang mencakup pengurangan emisi karbon melalui penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap, pengelolaan air dengan prinsip Zero Waste Water, serta optimalisasi daur ulang melalui Zero Waste to Landfill dan Zero Food Loss. Dari sisi kualitas, seluruh produk diproduksi dengan standar CPPOB, ISO 22000, dan HACCP, serta telah bersertifikat halal. “ABC juga memprioritaskan penggunaan bahan baku serta tenaga kerja lokal dalam seluruh rantai pasok,” lanjutnya.

Dalam implementasi ESG, perusahaan juga menjalankan berbagai program sosial dan filantropi. Sejak 2015, kegiatan ini mencakup penyaluran bantuan makanan kepada masyarakat terdampak pandemi dan bencana. Program #ABCDapurBersamaIbu pada Ramadan menghasilkan distribusi 126.700 paket makanan melalui kolaborasi dengan lebih dari 1.000 relawan di 27 kota.

Selain itu, program pemberdayaan seperti Akademi ABC telah menjangkau lebih dari 560.000 peserta di lebih dari 25 kota, dengan fokus pada peningkatan keterampilan memasak dan pengetahuan kewirausahaan. Program lingkungan seperti JerryGreen juga dijalankan untuk mendorong pengelolaan limbah kemasan melalui kolaborasi dengan pelaku usaha HoReCa.

Perusahaan juga memperluas inisiatif Extended Producer Responsibility (EPR) dengan bergabung dalam Indonesia Packaging Recovery Organization (IPRO), yang menargetkan pengumpulan 80.000 kg sampah PET di wilayah Jabodetabek melalui pemberdayaan komunitas lokal.

Selama beberapa tahun terakhir, brand ABC juga menerima berbagai penghargaan, termasuk TOP Halal Award 2022–2025 untuk kategori kecap manis, saus sambal, sarden, dan sirup. Ke depan, perusahaan menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi produk dan menjaga kualitas sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV